True Majority – Blog Serikat Perkerja Amerika Serikat

Washington Memperdebatkan Pekerja Imigran

Washington Memperdebatkan Pekerja Imigran – Gangguan pada rantai pasokan makanan negara itu selama pandemi COVID-19 telah memfokuskan kembali perhatian pada peran kunci yang dimainkan pekerja migran di pertanian AS, dan undang-undang yang saat ini terhenti di Kongres dapat menopang tenaga kerja pertanian negara itu, termasuk di Wisconsin.

Washington Memperdebatkan Pekerja Imigran

truemajority.com – Dewan Perwakilan Rakyat pada bulan Maret meloloskan Undang-Undang Modernisasi Tenaga Kerja Pertanian untuk memberikan jalan menuju kewarganegaraan bagi banyak pekerja pertanian migran di Amerika Serikat.

Baca Juga : Bisnis Wisconsin Timur Laut Tertekan untuk Pekerja di Pandemi

Bila disahkan, hukum itu hendak memutuskan status Pekerja Pertanian Bersertifikat sedangkan buat pekerja pertanian tidak berdokumen yang penuhi persyaratan khusus, semacam pengalaman kegiatan pertanian tadinya serta kedatangan berkepanjangan di Amerika Serikat, bagi Andrew Walchuk, karyawan pengacara di Farmworker Justice, Washington- nirlaba berplatform. Status CAW hendak bertahan sepanjang 5 separuh tahun serta bisa diperpanjang tanpa batasan durasi.

Pegawai bercocok tanam dengan status CAW setelah itu hendak penuhi ketentuan buat mengajukan permisi bermukim sah permanen, biasanya diketahui selaku kartu hijau, sehabis sebagian tahun berkedudukan CAW serta lalu bertugas di aspek pertanian. Jumlah tahun tentu akseptor status CAW wajib menunggu saat sebelum mengajukan kartu hijau hendak terkait pada jumlah tahun mereka ikut serta dalam profesi pertanian di Amerika Serikat, Walchuk menarangkan.

RUU itu pula hendak mereformasi program izin H- 2A, yang membolehkan tuan AS buat bawa masyarakat negeri asing ke Amerika Serikat buat memuat profesi pertanian sedangkan. Ini hendak, buat awal kalinya, membolehkan industri susu buat memperkerjakan beberapa pekerja H- 2A tiap tahun. Hukum pula hendak membolehkan pemegang izin H- 2A khusus buat mengajukan petisi- baik lewat tuan mereka ataupun atas julukan mereka sendiri- untuk kartu hijau buat melaksanakan profesi pertanian. Jumlah pekerja asing yang diserahkan kartu hijau lewat program itu hendak dibatasi pada 40. 000 per tahun di dasar hukum.

RUU itu saat ini menunggu persetujuan Badan legislatif, walaupun para senator tidak mengutip aksi besar kepada hukum itu semenjak menerimanya dari DPR pada bulan Maret.

Di Wisconsin, di mana pabrik susu merupakan zona pertanian terbanyak di negeri bagian itu, para migran diperkirakan menggapai 40% dari pekerja susu, bagi UMOS, suatu badan pembelaan pegawai bercocok tanam yang berkantor pusat di Milwaukee. UMOS berspekulasi kalau paling tidak 90% pekerja peternakan lembu memerah memeras migran di negeri bagian itu tidak mempunyai akta.

Jill Lindsey Harrison, seseorang guru besar ilmu masyarakat di University of Colorado Boulder yang sudah menekuni pekerja migran di pabrik susu Wisconsin, berkata kalau gembala lembu memerah memeras negeri bagian itu sudah memperkerjakan pekerja dari Amerika Latin paling tidak sepanjang 20 tahun.

“ Di satu bagian, pekerja kulit putih kelahiran AS alih dari profesi susu, tidak terpikat pada profesi susu,” jelasnya.“ Serta pada dikala yang serupa, terdapat banyak imigran, betul- betul berkelana, mengetuk pintu, memohon profesi di peternakan lembu memerah memeras. Hingga banyak gembala lembu memerah memeras mulai memperkerjakan pekerja pendatang yang terpikat buat melaksanakan profesi itu, tidak kuat dengan imbalan yang relatif kecil, jam kegiatan yang telanjur, watak profesi yang berat, tidak meringik, serta amat bergairah buat bertugas dalam durasi yang lama. jam.”

Pada konferensi Panitia Peradilan Badan legislatif mengenai pembaruan daya kegiatan pertanian imigran pada bulan Juli, para senator menekankan kedudukan berarti pekerja pertanian migran di pertanian AS. Pimpinan panitia Senator Dick Durbin, D- Ill., berkata kalau endemi sudah memforsir badan parlemen serta yang lain buat“ mengalami realitas kalau kaitan cadangan santapan kita amat tergantung pada daya kegiatan imigran.”

Baca Juga : Peluang Pekerjaan Untuk Kalian Para Alumnus Akuntansi

Senator Chuck Grassley, R- Iowa, berkata Kongres wajib fokus pada” pembaruan program H- 2A buat membenarkan kalau orang tani serta wiraswasta pertanian mempunyai akses ke daya kegiatan yang normal serta sah.” Menteri Pertanian Thomas Vilsack berkata pada panitia kalau ia mensupport RUU itu.

“ Aku menekan rekan- rekan kongres aku di mari hari ini buat penuhi momen usaha bipartisan ini serta memajukan hukum tahun ini yang membagikan status hukum serta jalur mengarah kebangsaan untuk pekerja pertanian, mengamankan daya kegiatan yang bisa diharapkan buat pabrik pertanian kita,” tuturnya. Rep Ron Kind, D- La Crosse, yang memublikasikan minggu kemudian kalau ia berencana buat pensiun pada akhir era jabatannya, merupakan salah satunya badan DPR Wisconsin yang membiayai hukum itu.

“ Di semua Wisconsin, para orang tani kita amat menginginkan daya kegiatan yang andal serta bermutu besar,” tutur Kind dalam suatu statment.“ Hukum Pembaharuan Daya Kegiatan Peternakan bipartisan hendak menolong menanggulangi permasalahan ini dengan membuat pembaruan yang masuk ide buat program pekerja pengunjung pertanian kita dengan membenarkan gembala lembu memerah memeras kita bisa ikut serta dalam program ini dan membagikan jalur mengarah status permanen untuk pekerja pertanian. Paling utama dikala kita bertugas buat membuat kembali dari darurat COVID- 19, memantapkan daya kegiatan kita merupakan metode berarti buat membagikan kejelasan lebih untuk produsen kita.”